Makna Lagu Lift Me Up – Rihanna. Lagu Lift Me Up yang dirilis Rihanna pada tahun 2022 menjadi salah satu karya paling emosional dan pribadi dalam kariernya. Ditulis sebagai bagian dari soundtrack film Black Panther: Wakanda Forever, lagu ini langsung menyentuh hati jutaan pendengar karena nuansa duka yang dalam dan vokal yang terasa rapuh. Dengan melodi piano yang lembut, string yang menyayat, dan produksi minimalis, Lift Me Up bukan lagu dansa atau anthem pemberdayaan seperti hits sebelumnya—ia adalah doa, pengakuan duka, dan permohonan kekuatan di saat kehilangan. Banyak yang langsung menghubungkan lagu ini dengan rasa kehilangan pribadi Rihanna, terutama setelah kepergian ayahnya yang meninggal pada 2021. Lagu ini bukan sekadar tribute—ia bicara tentang proses meratapi, mencari kekuatan dari orang yang telah pergi, dan harapan untuk terus melangkah meski hati terasa berat. REVIEW KOMIK
Latar Belakang dan Proses Pembuatan Lagu: Makna Lagu Lift Me Up – Rihanna
Lift Me Up ditulis bersama Tems, Ludwig Göransson, dan Ryan Coogler—sutradara film Black Panther: Wakanda Forever. Lagu ini dibuat khusus untuk soundtrack film, yang mengisahkan tema duka, kehilangan, dan warisan setelah kepergian karakter utama. Rihanna, yang sudah lama tidak merilis musik solo sejak 2016, mengatakan lagu ini datang pada saat yang tepat baginya secara pribadi. Ia merekam vokal di tengah proses pemulihan emosional setelah kehilangan ayahnya, dan suaranya terdengar sangat jujur—ada getaran alami yang sulit dipalsukan. Produksi Ludwig Göransson sengaja dibuat sederhana: piano yang lembut di awal, kemudian membangun dengan string orkestra dan beat ringan yang terasa seperti detak jantung lambat. Tidak ada drop besar atau efek elektronik berlebih—semuanya fokus pada emosi mentah. Video klipnya yang disutradarai Dave Meyers menampilkan Rihanna di pantai malam, berjalan di air, dan menari sendirian—visual yang penuh simbolisme tentang duka yang datang dan pergi seperti ombak. Lagu ini langsung jadi hit di banyak negara dan dinominasikan di berbagai penghargaan, termasuk Grammy, karena kekuatan emosinya yang universal.
Makna Lirik dan Lapisan Emosional: Makna Lagu Lift Me Up – Rihanna
Lirik Lift Me Up sederhana tapi sangat dalam. Baris pembuka “Lift me up, hold me down, keep me close, safe in your sound” terdengar seperti permohonan langsung kepada seseorang yang telah pergi—seolah meminta roh atau kenangan orang itu untuk tetap hadir dan memberi kekuatan. Frasa “I’m lonely without you” dan “Burning in this empty room” menggambarkan rasa hampa yang menyiksa setelah kehilangan. Chorus yang berulang “Lift me up, let me go” mencerminkan konflik batin: ingin terus merasakan kehadiran orang yang dicintai, tapi juga harus melepaskan agar bisa melanjutkan hidup. Banyak pendengar melihat lagu ini sebagai tribute untuk ayah Rihanna, tapi maknanya lebih luas—tentang duka universal: kehilangan orang tua, pasangan, sahabat, atau bahkan bagian dari diri sendiri. Ada nuansa spiritual di sini: “safe in your sound” bisa berarti menemukan ketenangan dalam kenangan atau suara orang yang telah tiada. Rihanna menyanyikannya dengan nada yang hampir bergetar, seolah lirik itu benar-benar dia rasakan saat itu. Bagi sebagian orang, lagu ini juga bicara tentang proses healing—mengizinkan diri meratap, meminta bantuan dari orang yang dicintai (meski sudah tiada), dan akhirnya menemukan kekuatan untuk bangkit.
Dampak Budaya dan Relevansi Saat Ini
Lift Me Up menjadi salah satu lagu Rihanna yang paling banyak dibagikan di media sosial saat orang sedang berduka—baik karena kehilangan pribadi maupun duka kolektif pasca-pandemi. Lagu ini muncul di berbagai momen emosional: tribute untuk orang terkasih, video perpisahan, atau sekadar saat seseorang merasa butuh “diangkat” dari rasa hampa. Video klipnya yang artistik dan penuh simbolisme juga memicu diskusi tentang representasi duka dalam musik dan film. Di era sekarang, ketika pembicaraan tentang grief, mental health, dan cara menghadapi kehilangan semakin terbuka, lagu ini terasa sangat tepat waktu. Banyak pendengar menggunakannya sebagai lagu penyembuh—sesuatu yang bisa diputar saat ingin menangis, meratap, atau sekadar merasa tidak sendirian dalam duka. Lagu ini juga menunjukkan sisi Rihanna yang jarang terlihat: bukan hanya artis kuat yang selalu bangkit, tapi manusia yang juga bisa rapuh dan mencari kekuatan dari orang lain. Relevansinya bertahan karena duka adalah pengalaman yang tidak pernah benar-benar usai—dan Lift Me Up mengingatkan bahwa meminta bantuan (bahkan dari yang telah tiada) adalah bagian dari proses itu.
Kesimpulan
Lift Me Up adalah lagu tentang mencari kekuatan di tengah duka—sebuah permohonan sederhana tapi sangat dalam untuk “diangkat” dari rasa hampa dan kesepian setelah kehilangan. Maknanya terletak pada kejujuran emosional: mengakui bahwa kita lemah, kita rindu, dan kita butuh orang yang kita cintai—meski hanya dalam kenangan—untuk tetap berdiri. Dengan lirik yang menyentuh, produksi yang lembut tapi kuat, dan vokal Rihanna yang penuh rasa, lagu ini berhasil menjadi anthem duka yang universal. Di tengah katalog Rihanna yang penuh lagu pemberdayaan, Lift Me Up menonjol karena keberaniannya menunjukkan sisi paling rentan—dan itulah yang membuatnya abadi. Lagu ini mengajak kita semua untuk tidak takut meratap, meminta bantuan, dan tetap mencari cahaya meski hati terasa berat. Kadang, yang paling menyembuhkan adalah mengakui bahwa kita butuh diangkat—dan itu tidak membuat kita lemah, justru sebaliknya.

